Apa Itu Teks Editorial? Ini Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh


Pengertian Teks Editorial, Ciri, Struktur & Contoh Bahasa Indonesia Kelas 12

Dalam teks editorial, terdapat tiga jenis proses verba, yaitu material, mental, dan relasional. a. Verba material. Verba ini menekankan adanya proses dalam melakukan sesuatu. Proses material membutuhkan dua partisipan yang disebut (1) pelaku dan (2) yang dikenai pelaku. Contohnya adalah sebagai berikut. ADVERTISEMENT.


TEKS EDITORIAL STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN

Penulis teks editorial harus memperhatikan bahasa, fakta-fakta dan pendapat yang dikemukakan apakah sudah tepat atau belum bagi pembaca. 4. Menyunting teks editorial. Periksa kembali teks yang sudah dibuat agar kaidah kebahasaan, tanda baca, dan kalimatnya sudah padu dan siap untuk dibaca para pembaca.


Apa Itu Teks Editorial? Ini Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh

Kalimat yang dipakai dalam teks editorial adalah kalimat yang singkat, padat, jelas, dan tidak bertele-tele. Kaidah Kebahasaan Teks Editorial. Kaidah kebahasaan adalah aturan kebahasaan atau ciri tertentu yang melekat pada suatu teks. Dalam menyusun teks editorial, terdapat kaidah-kaidah kebahasaan yang biasa digunakan, yaitu: 1. Kata Populer


Panduan Materi, Contoh, Cara Menganalisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial YouTube

Artikel ini akan membahas tentang pengertian teks editorial. Selain itu, dijelaskan juga mengenai tujuan, manfaat, ciri, struktur, kaidah kebahasaan dan contohnya. Tak lupa juga disertakan langkah untuk menyusun teks editorial.


Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial YouTube

Baca juga: Struktur Teks Iklan, Kaidah Kebahasaan, Ciri, dan Contohnya. Pengertian Teks Editorial. Sebelum masuk ke penjelasan lebih jauh, apakah kamu sudah tahu apa itu teks editorial? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks editorial adalah artikel dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar.


โˆš Contoh Teks Editorial Tujuan, Ciri, Kaidah, Sifat, Isi dan Strukturnya Blog Ilmu Pengetahuan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa fungsi teks editorial atau tajuk rencana adalah meyakinkan pembaca. 5. Sistematis. Ciri terakhir yaitu sistematis. Artinya, teks editorial harus disusun secara sistematis sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang ada. Baca juga: Apa Itu Teks Prosedur dan Contohnya.


Apa Itu Teks Editorial? Ini Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh

Teks Editorial : Pengertian, Ciri Kerangka, Struktur, Kaidah Kebahasaan Dan Contohnya Lengkap - Teks editorial adalah sebuah teks yang berisi sebuah pendapat.


Apa Itu Teks Editorial? Ini Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh

Untuk membedakan teks editorial dengan artikel lainnya, kenali ciri-ciri teks editorial berikut ini. 1. Topik dalam tulisan teks editorial selalu hangat, yaitu sedang berkembang dan dibicarakan secara luas oleh masyarakat, bersifat aktual, dan faktual. 2. Bersifat sistematis dan logis. 3. Berisi opini atau pendapat yang bersifat argumentatif. 4.


Pengertian Teks Editorial, Ciri, Struktur & Contoh Bahasa Indonesia Kelas 12

Fungsi teks editorial, seperti dikutip dari Buku Explore Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK kelas XII: 1. Menjelaskan berita dan akibatnya kepada masyarakat. 2. Mempersiapkan masyarakat akan adanya kemungkinan yang terjadi. 3. Mengisi latar belakang dari isu dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhinya.


Contoh Teks Editorial Lengkap Dengan Kaidah Kebahasaan

Kaidah kebahasaan teks editorial. Umumnya, jenis bahasa yang digunakan dalam teks editorial bercirikan bahasa jurnalistik. Dalam pembuatan teks editorial, penulis harus memperhatikan segi kaidah kebahasaan atau penggunaan bahasanya. Contohnya menggunakan bahasa yang santun dan tidak berbelit-belit. Baca juga: Teks Editorial: Pengertian, Ciri.


8 Contoh Teks Editorial Terbaru Berbagai Topik, Singkat dan Menarik!

Pernyataan pendapat (tesis) Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), bagian pernyataan pendapat berisikan sudut pandang penulis mengenai permasalahan yang dibahas. Baca juga: Teks Editorial: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Kaidah Kebahasaan. Biasanya tesis merupakan teori yang diperkuat dengan argumen.


Apa itu Teks Editorial? Pahami Fungsi, Ciri, Struktur & Contohnya Portal Belajar & Latihan

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial. Nah, dalam menulis teks editorial, umumnya ada 4 kaidah bahasa yang sering digunakan. Hal ini menjadi semacam pakem agar penulisan artikel tersebut menjadi lebih kuat dan lugas. 1. Menggunakan Kalimat Retoris. Kaidah kebahasaan teks editorial yang pertama adalah penggunaan kalimat yang sifatnya retoris.


Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan dan Contohnya yang Tepat

Struktur Teks Editorial Selain mengikuti kaidah kebahasaan, penyusunan teks tajuk rencana juga mesti menganut aturan terkait struktur. Setidaknya terdapat tiga struktur tajuk rencana, yaitu: 1. Pernyataan pendapat (Thesis statement) Struktur teks editorial di bagian awal berisi pendapat atau opini penulis tentang masalah yang dibahas.


TEKS EDITORIAL STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN

Sebagai salah satu ragam bahasa jurnalistik, seperti dikutip Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia, teks editorial mengandung unsur-unsur bahasa yang dapat mengekspresikan sikap eksposisi. Teks eksposisi adalah salah satu jenis teks yang dibahas dalam kelas 10 tingkat Sekolah Menengah Atas. Kaidah Kebahasaan Teks Editorial 1.


Pengertian Teks Editorial, Ciri, Struktur & Contoh Bahasa Indonesia Kelas 12

Teks editorial memiliki ciri-ciri, antara lain. Topik yang diangkat dalam teks editorial berupa isu-isu yang tengah hangat diperbincangkan, baik isu sosial, politik, budaya, maupun ekonomi. Isu ini dapat berskala nasional, maupun internasional. Opini yang disampaikan penulis dalam teks editorial bersifat sistematis dan logis.


Kaidah Kebahasaan Teks Editorial dan Contohnya Freedomsiana

Adapun kaidah kebahasaan dalam teks editorial adalah sebagai berikut. 1. Adverbia. Adverbia adalah kata keterangan yang digunakan dalam teks editorial dengan tujuan agar para pembaca dapat menyakininya. Contohnya seperti kata-kata selalu, biasanya, sering, jarang, kadang-kadang, sebagian besar waktu. 2.

Scroll to Top